Walimah menjelaskan.
Walimah adalah jamuan makan yang diadakan setelah nikah untuk membuat pernikahan diketahui, dan Sunnah menetapkan dasar pada satu ekor domba, bukan batas atas apa pun.
وَلِيمَةJuga ditulisWaleema, Walimah, wedding feast
Seekor domba, dan apa arti instruksi itu
Ketika Abd al-Rahman bin Awf menikah, Nabi ﷺ menyuruhnya mengadakan pesta meski dengan satu ekor domba. Instruksi tersebut biasanya dikutip seminimal mungkin, dan memang demikian, namun bacaan yang lebih berguna adalah konteks yang diberikan. Abd al-Rahman tiba di Madinah tanpa membawa apa-apa, menolak tawaran setengah kekayaan pria lain dan salah satu istrinya, hanya meminta ditunjukkan pasar, dan berdagang demi mendapatkan keuntungan yang tidak seberapa. Instruksi tersebut diberikan kepada seseorang yang baru memulai dari nol.
Jadi lantainya rendah dan itu nyata. Apa yang tidak ada dasarnya di mana pun adalah batas atas yang ditentukan oleh ekspektasi: aula, sejumlah tamu, sejumlah hidangan, utang yang diambil untuk memenuhi apa yang dilakukan keluarga lain.
Nabi ﷺ mengadakan walima untuk Safiyyah tanpa daging sama sekali. Walimah yang sesuai dengan kemampuan keluarga bukanlah walima yang lebih rendah.
Makanan terburuk
Ada sebuah hadits tentang walima yang jauh lebih sedikit dikutip dari yang seharusnya, dan hadis tersebut sangat blak-blakan: makanan yang paling buruk adalah makanan pada pesta pernikahan yang hanya mengundang orang-orang kaya, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang.
Narasi yang sama berlanjut bahwa siapa pun yang menolak undangan berarti tidak menaati Allah dan Rasul-Nya, dan menerima undangan kepada walimah diperintahkan dengan sendirinya dalam Sahih Muslim.
Jika digabungkan, kedua bagian tersebut menggambarkan fungsi sosial, bukan tampilan. Pesta itu diadakan agar pernikahan diketahui oleh seluruh komunitas, bukan hanya dilakukan oleh satu pihak saja. Daftar tamu yang disusun berdasarkan status membalikkan tujuan makan.
Waktu, biaya dan apa yang tidak diperlukan
Walimah mengikuti nikah. Para ulama berbeda pendapat mengenai apakah wajib atau dianjurkan, mayoritas berpendapat bahwa itu adalah sunnah yang sah, dan tidak ada dalil yang menetapkan hari tertentu.
Apa yang tidak diperlukan: tempat tertentu, sejumlah tamu, pakaian tertentu, pertukaran hadiah, atau apa pun yang dipinjamkan. Percampuran bebas antara pria dan wanita, musik yang tidak diperbolehkan, dan kemewahan tidak diperbolehkan dalam acara tersebut, yang merupakan tempat terjadinya sebagian besar perselisihan tentang walimas.
Jika sebuah keluarga memilih antara walimah yang mampu mereka beli dan walimah yang sesuai dengan harapan sanak saudara, maka Sunnah sudah menjawabnya, dan dijawab dengan satu ekor domba.
Buktinya
أَوْلِمْ وَلَوْ بِشَاةٍ
Ketika Abd al-Rahman bin Awf menikah dengan seorang wanita Ansari, Nabi ﷺ bersabda kepadanya, “Berikanlah jamuan makan, meskipun dengan seekor domba.”
Sahih al-Bukhari 5167 (Book 67, Hadith 102), Anas
Makanan yang seburuk-buruknya adalah perjamuan kawin yang hanya mengundang orang-orang kaya, sedangkan orang-orang miskin tidak diundang. Dan barangsiapa yang menolak undangan (perjamuan) berarti durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya.
Sahih al-Bukhari 5177 (Book 67, Hadith 112), Abu Hurairah
Rasulullah ﷺ bersabda: Jika salah seorang di antara kalian diundang ke suatu pesta, maka hendaklah ia menghadirinya.
Sahih Muslim 1429a (Book 16, Hadith 112), Ibn Umar
Pertanyaan umum
Apakah walima itu wajib?
Mayoritas ulama menganggapnya sebagai sunnah yang sah, bukan kewajiban, dan sebagian kecil menganggapnya wajib. Bagaimanapun juga, nikah itu sah tanpanya, dan instruksi yang mendefinisikannya menetapkan harga satu ekor domba, bukan standar biaya.
Siapa yang membayar walima?
Pengantin pria, menurut pengertian hadis yang sederhana, yang ditujukan kepada Abd al-Rahman ibn Awf tentang pernikahannya sendiri. Pengaturan di mana keluarga berbagi biaya adalah adat, dan adat istiadat diperbolehkan selama tidak ada orang yang terpaksa berhutang.
Apakah saya harus menerima undangan walima?
Ya, dalam kasus biasa. Sahih Muslim mencatat perintah untuk hadir, dan Bukhari mencatat bahwa menolak adalah kemaksiatan. Pertemuan yang melibatkan sesuatu yang tidak diperbolehkan adalah pengecualian yang diakui, dan alasan yang sah tetaplah alasan yang sah.
Seberapa besar seharusnya seorang walima?
Sebesar kemampuan keluarga tanpa meminjam. Satu ekor domba adalah lantai yang dinyatakan dan Nabi ﷺ memegang satu untuk Safiyyah tanpa daging sama sekali. Tidak ada batasan jumlah tamu minimum dan tidak ada jumlah maksimum, meskipun daftar tamu yang dibuat berdasarkan kekayaan adalah hal yang tepat dalam hadis tentang makanan terburuk yang dikritik.
Kapan sebaiknya walima diadakan?
Setelah nikah. Tidak ada hari tertentu yang ditetapkan dalam dalilnya, dan para ulama membolehkannya pada hari akad, setelah penyempurnaan, atau pada hari-hari berikutnya.
